Senin, 18 April 2011

Materi Kuliah Dasar-dasar Akuntansi 2 (Kelas Karyawan Jurusan MI AMIK Wira Nusantara Rangkasbitung)

SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN AKUNTANSI UNTUK KAS

  1. DASAR

- Kas sebagai aktiva lancar;

- Terindikasi rawan penyalahgunaan;

- Tujuan preventif perusahaan; dan

- Hasil optimal dalam implementasinya.

  1. TUJUAN

- Penggunaan sesuai peruntukannya;

- Tidak terjadinya kecurangan dan bentuk-bentuk penyimpangan lainnya;

- Terdapatnya alat pengendali yang sederhana, efektif dan efisien; dan

- Sinergitas.

A. Pengendalian Intern

Cara-cara Konvensional:

- Pemilik langsung terlibat dalam bagian yang berinteraksi langsung dengan pihak lain, seperti bagian Pembelian/Purchase;

- Pemilik mengawasi kinerja bawahannya, seperti bagian Pengawasan/Supervisor; dan

- Pemilik berwenang dalam menangani kontrak atau MoU lainnya, seperti Personalia/Human Resources.

Implementasi PI di masing-masing perusahaan cenderung berbeda, tergantung pada sifat operasi dan besarnya perusahaan. Namun secara garis besar dapat dilihat pada 7 (tujuh) prinsip penerapannya, yaitu:

  1. Penetapan tanggungjawab secara jelas;
  2. Penyelenggaraan pencatatan yang memadai;
  3. Pengasuransian kekayaan dan karyawan perusahaan;
  4. Pemisahan pencatatan dan penyimpanan aktiva;
  5. Pemisahan tanggungjawab atas transaksi yang berkaitan;
  6. Pemakaian peralatan mekanis (bila memungkinkan); dan
  7. Pelaksanaan pemeriksaan secara independent.

  1. Pengendalian Intern Terhadap Kas

- Penerimaan kas dari penjualan;

- Penerimaan kas melalui pos; dan

- Pengeluaran kas.

  1. Sistem Voucher dan Pengawasan

- Permintaan pembelian;

- Pesanan pembelian;

- Faktur;

- Laporan penerimaan barang;

- Pengesahan faktur;

- Voucher; dan

- Sistem voucher dan biaya.

  1. Rekening Giro Bank sebagai Alat Pengawasan

- Kartu tanda tangan;

- Buku setoran;

- Cek;

- Laporang bank; dan

- Rekonsiliasi bank.

1. Bank belum mencatat transaksi:

a. Setoran dalam perjalanan, yaitu: perusahaan telah mencatat setoran ke bank, tetapi bank belum mencatatnya; dan

b. Cek dalam perjalanan (cek masih beredar), yaitu: cek yang ditarik dan telah dibukukan oleh perusahaan, tetapi bank belum mencatatnya.

2. Perusahaan belum mencatat transaksi:

a. Penerimaan kas melalui bank;

b. Biaya administrasi bank;

c. Pendapatan bunga atau jasa giro;

d. Cek kosong;

e. Cek dikembalikan kepada penyetor karena alasan lain, yaitu:

· Rekening penarik cek telah ditutup;

· Cek kadaluwarsa;

· Tanda tangan yang tercantum di cek tidak sah; dan

· Kesalahan dalam penulisan cek.

3. Bank dan perusahaan (atau kedua-duanya) telah melakukan kesalahan pencatatan.

  1. Dana Kas Kecil

- Pembentukan kas kecil;

- Pembayaran melalui kas kecil; dan

- Pengisian kembali kas kecil.

  1. Prosedur Pengendalian Intern Lainnya

PIUTANG DAGANG DAN PIUTANG WESEL

Piutang Dagang umumnya berjangka waktu kurang dari satu tahun. Oleh karena itu piutang dagang dalam neraca dilaporkan sebagai aktiva lancar. Piutan gdagang harus dibeadakan dari piutang wesel ataupun piutang pendapatan (pendapatan yang masih akan diterima) dan dari aktiva lain yang tidak timbul dari penjualan sehari-hari.

Piutang Wesel lebih formal bila dibandingkan dengan piutang dagang. Debitur (pihak yang harus membayar) dalam piutang wesel membuat suatu janji tertulis kepada kreditur untuk membayar sejumlah uang yang tercantum dalam surat janji tersebut pada waktu tertentu di masa yang akan datang.

Masalah Piutang Dagang, yaitu:

- Pengakuan;

- Penilaian; dan

- Pengalihan.

Misalnya:

- Pada tanggal 1 Juli 1992, PD. Merapi menjual menjual barang kepada PD. Merbabu seharga Rp. 100.000,- dengan termin 2/10, n/30;

- Pada tanggal 5 Juli 1992, barang seharga Rp. 10.000,- dikembalikan oleh PD. Merbabu kepada PD. Merapi; dan

- Pada tanggal 10 Juli 1992, PD. Merapi menerima pembayaran dari PD. Merbabu sebesar saldo tagihannya.

Jurnal untuk mencatat transaksi-transaksi di atas dalam pembukuan PD. Merapi, adalah sebagai berikut:

Juli 1 Piutang Dagang………………………. Rp. 100.000,-

Penjualan…………………… Rp. 100.000,-

(Penjualan kredit kepada PD. Merbabu)

5 Retur & Potongan Penjualan….. Rp. 10.000,-

Piutang Dagang………… Rp. 10.000,-

(Pengembalian barang dari PD. Merbabu)

11 Kas…………………………………………. Rp. 88.200,-

Potongan Tunai Penjualan……… Rp. 1.800,-

Piutang Dagang…………. Rp. 90.000,-

Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang dapat dilakukan dalam bentuk obligasi atau saham.

Obligasi, memberikan jaminan pasti atas penerimaan bunga selama kurun waktu tertentu. Bila tingkat bunga di pasaran menurun, bunga obligasi tetap tidak berubah karena tingkat bunganya telah ditetapkan dalam perjanjian.

Pencatatan oleh perusahaan sebesar harga perolehannya, yaitu meliputi: harga beli, komisi perantara, pajak dan biaya lainnya yang berhubungan dengan pembelian obligasi

Saham, memberikan penghasilan lebih tinggi daripada tingka bunga obligasi, jika perusahaan mendapat keuntungan yang tinggi. Selain itu investasi dalam saham juga memberikan hak suara sebagai pemilik yang berarti turut menentukan kebijakan perusahaan.

Minggu, 20 Maret 2011

Tugas Mata Kuliah: Dasar-dasar Akuntansi 2 (utk. Mahasiswa MI Kelas Karyawan AMIK Wira Nusantara Rangkasbitung)

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:

1. Apa yang dimaksud dengan Kas?
2. Seberapa penting Pengendalian Intern dilakukan di sebuah institusi/badan usaha? Kemukakan alasannya...
3. Mengapa harus dibuat Rekonsiliasi antara laporan perusahaan dengan bank?
4. Jelaskan kembali, apa yang anda ketahui tentang Vouchering System?
5. Cari dan dapatkan formulir yang bisa dijadikan contoh pengendalian intern... minimal 3 (tiga) buah formulir yang berbeda.

Jawaban langsung di comment blog dan kemudian diprint.
Dikumpulkan hari Sabtu, 26 Maret 2011 jam 08.00 WIB
di Alun-alun Rangkasbitung (depan Mesjid Agung Al-A-'raf)

Selamat menjawab & bekerja!

Senin, 28 Februari 2011

DOMPET DHUAFA BANTEN


Assalaamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh,


Latar Belakang

Bentuk keprihatinan terhadap banyaknya kaum dhuafa di Provinsi Banten, pembangunan yang tidak merata dengan potensi muzzaki yang ada di tiap-tiap Kabupanten/Kota di 5 (lima) wilayah Banten Barat serta pontensi SDM dan SDA yang dapat diandalkan bila dikelola dengan amanah.

Lingkup

Area penghimpunan donasi dan distribusi program di wilayah: Kabupaten Lebak, Kab. Pandeglang, Kab. Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon.

Launching

Dompet Dhuafa Banten diresmikan pada tanggal 14 April 2010/29 Rabi’ul Akhir 1431 H. oleh Wakil Gubernur Banten, Bapak Drs. H.M. Masduki, Msi. yang sekaligus ditandai dengan:

  • Penyerahansecarasimbolis Program Beasiswa 1000 Anak Cerdas Banten;
  • Penyerahan bibit Program Sedekah Pohon;
  • Penandatanganan Mou dengan Radar Banten sebagai Media Partnership Dompet Dhuafa Banten; dan
  • Penyelenggaraan Program Aksi Layanan Sehat untuk warga di sekitar kantor Dompet Dhuafa Banten
Produk/Layanan:
1.Menerima donasi:

1.1. Zakat Penghasilan/Profesi/Fitrah

(perorangan/perusahaan);

1.2. Zakat Maal, Perdagangan, Pertanian, dll.

1.2. Infaq/Shadaqah; dan

1.3. Waqaf (benda/tunai).

2. Proses penyetoran donasi oleh muzzaki:

2.1. Setor langsung di counter/kantor DD Banten;

2.2. Setor tunai/transfer bank; dan

2.3. Jemput donasi.

Program

1.Bidang Pendidikan
2.Bidang Ekonomi
3.Bidang Kesehatan
4.Bidang Lingkungan
5.Bidang Sosial
6.Bidang Pertanian
7.Bidang Peternakan
8. Bidang Budaya

ad.1.
Bidang Pendidikan
1.Beasiswa 1000 Anak Cerdas Banten;
2.Beasiswa Anak Pejuang;
3.Beasiswa Smart Ekselensia;
4.Beastudi Klaster Mandiri;
5.Sisihkan Uang Jajan untuk Teman;
6.Pelatihan ICT bareng INDOSAT;
7.Wakaf Buku; dan
8.Extra Fooding for ES.
ad.2.
Bidang Ekonomi
1.Modal Sinergis; dan
2.Warung Mandiri.
ad.3.
Bidang Kesehatan
1.Aksi Layanan Sehat;
2.Rujukan Sehat;
3.Sehat Bersama Waralaba; dan
4.Sehat Bareng Indosat.
ad.4.
Bidang Lingkungan
1.Sedekah Pohon-1; dan
2.Sedekah Pohon-2.
ad.5.
Bidang Sosial
1.Ketiban Rumah Veteran;
2.Renovasi Sekolah;
3.Sembako Penyapu Jalanan;
4.Ramadhan Seru;
5.Penanggulangan Bencana:

- Kebakaran di Kec. Cigemblong Kab. Lebak

- Banjir di Kec. Labuan Kab. Pandeglang &

di Kec. Padarincang Kab. Serang

- Tanah longsor di Kec. Bojongmanik Kab. Lebak

- Edukasi warga untuk tanggap bencana

Anak Krakatau di P. Sebesi wilayah Selat Sunda; dan

6. DKM Peduli
ad.6. Bidang Pertanian

Program Pemberdayaan Petani Sehat (P3S)

Lokasi:

Kp. Nagrek Ds. Siketug Kec. Ciomas Kab. Serang

+50 ha. dari total +60 ha. Tanah/sawah

-Penguatan SDM Petani;
-Penguatan Lembaga Petani;
-Penguatan Kapasitas Usaha; dan
-Penguatan Jaringan.
ad.7.Bidang Peternakan
Penggemukan
Ternak

Lokasi:

Kp. Cempaka Ds. Sukaraja Kec. Malingping

Kab. Lebak

-Sapi & Kerbau +15 ekor; dan
-Domba & Kambing +100 ekor.
-Masa penggemukan selama 3 – 4 bulan Sebelum bulan “H” (Dzulhijjah)
ad.8.
Bidang Budaya

Kampoeng Wisata

Lokasi:

Kp. Ciboleger Ds. Kanekes Kec. Leuwidamar

Kab. Lebak

Pelatihan Tenaga Pramuwisata Profesional

Ke Lokasi Pemukiman Masyarakat Baduy Luar

Dan Baduy Dalam.

(expossure draft)

Lampiran 1:

Daftar Rekening Bank DD Banten:

1. Zakat

- BCA No. Rek. 245 4000 331

an. Yay Dompet Dhuafa Republika

- Mandiri No. Rek. 155 000 2200 221

an. Dompet Dhuafa Republika

- BNI Syari’ah No. Rek. 1 6666 5555 6

an. Yayasan Dompet Dhuafa RepublikaBanten

- Bank Syari’ah Mandiri No. Rek. 146 006 4444

an. YYS DD RepublikaBanten

- Muamalat No. Rek. 0000 274 001

an. Dompet Dhuafa R. YYS.

2. Infaq/Shadaqah

- BCA No. Rek. 245 4000 551

an. Yay Dompet Dhuafa Republika

3. Solidaritas Kemanusiaan/Bencana

- BCA No. Rek. 245 400 4441

an. Yay Dompet Dhuafa Republika

Wassalaamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh,